Tampilkan postingan dengan label saat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label saat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Desember 2009

Lebih??..cukup pun tak

Rengek manjamu kudengar lagi....
Setelah serapahmu tertutur.....


Selalu kurang,... lebih??,...cukup pun tak....


Sudahi segala lebih awal sebelum akhir kan datang....


Terbaik dan terindah pasive-ku yg bertahan.....



Tanpamu,....
rengekan....
Panik..
Serta merta bersalah tak penuhimu.......


Tak lagi kupaksakan tangan terus mengepal,(geram...!!!)


Enggan mengulang meski kau tawarkan...

Cukup kau bayang jangan membayang..!!


Sudah kau menang usah di ulang...!!


Lepas pulangku tanpa dendam.
Sampai ketemu di kehidupan yang kan datang...






Jakarta,19/12/09

Rabu, 16 Desember 2009

Bugil tak bertabir

Sepagi ini kuterjaga...

Berkawan teduh terkesiap....
Rindu indah se-kisah dulu.


Kau hias senyumku...
Dengan mungil canda manis,riang.....


Sentuhan hangat jemari lembut menggoda....
Membayang di tengah lapang alam sadarku..



Lentik matamu genit telanjangi rasaku yang polos bugil tak bertabir...


''Jelas..!!! kau lihat erat jiwaku mendekap rindu-rindumu''


NAMUN,... Tiada jera ragamu membayang,porak-porandakan ramaiku.....

Perih....!!!
Hanya berkawan lamunan.

Sakit...!!!
Jika hanya mimpi yang membayang.


Kau bagikan padaku hanya semu jutaan rindu....
Tanpa kau biarkan ragaku menggapai nyatamu.


Aku tak mengutuk...!!
Aku tak mengumpat.....!!!
Aku kecewa,....melihatmu berlalu dariku.
Hingga delapan persepuluh jiwaku tlah membeku oleh rindu-rindumu.....
Hanya tersisa dua persepuluh jiwaku raib kau rampas.
Tak cukupkah dg kesemua itu....??


Biarlah sisa yang sedikit ini ku peruntukan yg lain...
Yg lebih bisa menerimanya.



Sekalipun takkan kuberpohon untukmu kembali.....
Tak...dan...tak.

Senin, 14 Desember 2009

Semalan bersamanya

Tertawan saksikan panorarama kota dg tatanan sederhana ornamen-ornamen yang menghiasnya.


Yach,di kota itu.....
Tinggalah ade yg jg sahabat dan mgkin lebih dari itu.......


Di kota itu,...
Kali pertama ku-berkunjung.dg suguhan asri alam sekitar,yg membuatku terperangah dan langsung membuatku nyaman.
Pukul 13:30 aku tiba di kota itu,rencana yang hanya mampir menjadikanku singgah bermalam karna tak kuasa dg pesona nuansa yang menggoda genit memanja.



Dia Ade yg jg sahabat ato mgkn jg lbh dr itu.......
Yg menemaniku dg pelayanan seorang tuan rumah yg memuaskan.sekaligus guide yg mengantarku lbh bnyak mengunjungi tempat-tempat yg tentram teduhkan hatiku.


Kebutuhan makan+minum tak ku kuatirkan lg.krn dg kenyamanan kota-nya membuatku tak begitu lapar atau kehausan disana.


Beranjak malam datang menyembunyikan terang jingga senja di ufuk barat.....dg kesenyapan pekat yg heningkan riuh bising kegaduhan....
Begitu kuterpesona.....dan tak ingin segera me-lalu-kan malam sebegitu cepatnya.

Kala itu di otakku hanya malam dan janganlah segera pagi..karenaku tengah asyik bermanja dg teduh yg beberapa tahun belakangan tak kurasakan lg.

Ku hanya ingin sejenak berkasih dg cahaya purnama......

Ku ingin melukiskan ceritera bahwa malam itu aku bahagia.

Ku ingin bercinta dg damaiku malam itu.........

Betapa malam indah yg mungkin baru kurasakan.....
Kacau sudah sepagi kunjung,hanya wajah kusut bulan yg ku pandangi...
karena sbntar lg aku akan meninggalkannya.




Tajam begitu kencang wajah sayupnya merebakkan sakit di dadaku...
Bibir kelu tak berucap sejengkal langkah ku berlalu......


Bulan,...aku akan datang menjemputmu....untuk mengulang indah bersamamu..
Tersenyumlah karna dlm senyummu aku akan bersamamu.





Semalam bersamanya...14/12/09.ciputat.

Minggu, 13 Desember 2009

DorR.........leS...maTtti!!!!!!!!!!!!!!

Apa ini?
Sejuta tanya kau brondong aku dgn gencar.. Segencar roket menghancurkan palestina.. Bum bum bum.. Drededededreedededddd.. Senjata kau kokang door!

Beratus halaman dengan ungkapan kau bilang percuma tak bermakna hanya menebar fitnah dan aib seperti kasus korupsi dan artis ditipi... Tak ada penjelasan karena aku tawanan... Plakplakplakplakkkk... Kau hentakan kebumi.. Kau injak..!! Hhehh hhehh hehhhh...!! Sambil kau menari puas ala setan diatasnya... Mampus!! Habis kau!!!..

Hayo bakar!! Bagai seorang pimpinan perampok kau menyulutkan api dan mengambil bukan kepunyaanmu dengan semena mena.. Puas menyeringai.. Hiiii..!!! Masuk!! Tak ada lg yg perlu kau lihat disini!!! Bblllaakk!!

Dan aku.. Tertunduk tak berdaya dibawah kekuasaanmu yg menginginkan aku menjadi sholehah...

Ku hanya menuruti.. Tertatih seperti jompo yg selalu butuh pertolongan.. Sementara kau bebas meniup angin sorga...

Dan kumenemukan mu pada suatu asa.. Berasyik masyuk pada topeng kebinalan masa lalu..

Dan aku..
Maaf aku khilaf katamu seperti balita menatapku untuk setoples lolipop!!
Dan lagi lagi
Memaklumimu dgn segudang maaf, yang akhirnya kau gunakan untuk mengisi senjatamu..

Apa ini??
Kau menembaki ku..!! Mana imel dan passwordmu!! Dan aku ... Drerrrdredrererr bumbumbum.. DorR!! Les.."MATI"!!!...

Adakah kesempatan untukku diesok hari tanpa ku sembunyi??..


041109(ada) puas KAU!! Ambil aku punya yg lain weeek!

Kamis, 03 Desember 2009

Ku-Je-ra-ber-im-pi

Ternyata tak cukup hanya dg sebatas sekadar hanya mimpi.



Segala setadi-nya ada tiada sanggup ku gapai sebelum kini pun t'lah raib sirna dan menghilang.




terhasut bualan angan yg menjaringku dalam jauh kobangan keangkuhan dan kesombongan ke dasar lembah jurang pemisah.



Kian menghilang suara kerumunan d atas sana.......
Tak sadarku semakin dalam terjerembab d lorong pekat kehampaan.







Kemana jalan kutuju..........yg ku dapati hanya benturan yg menahan gerak kakiku.
Tanpa bias cahaya.....
Tanpa kompas penunjuk jalan........
''AKU TERSESAT''ditengah himpitan kebodohanku sendiri.
Kemana harus kucari singgahmu tanpa jalan yg mengantarku kesana.
Dimana aku temu-i keberadaanmu dalam kebuta'an-ku.......




Menjeritpun takkan ada yg mendengarku.......
Menangispun hanya menguras sisa stock cairan tubuh yg smakin kerontang tanpa guyuran titik hujan.






Lemah.........!!!
Lemas....!!
Letih..........!!
Letoy....??????!!!
Lungrah......
Lunglai.................



''SERASA DAGING TAK BER-TULANG''

''TAK UBAHNYA SEORANG AMNESIA''



''PEMIMPI TANPA BERUPAYA''
Lengkap bin komplit,ujianku.
Nyiur ter-ambing di terpa angin mamiri.
Tersekap dalam kebisuan.
Tertindas di istanaku sendiri.
Terkuras bersih daya energi.
Tak kuasa ku me-ngimpi lagi tentang apa yang kan terjadi.





''KU JERA BER-IMPI''

Selasa, 01 Desember 2009

Serah....

Diam......
Berhentilah merengek,......
Tak ingin ku terarak mendengarnya....
D pagi bekumu kian petang tak jua usai sedu-sedan mu......


Malam bergemintang rasa pekat,oleh suara bising d sela ratapmu.......


Sudahlah.....
Ringkas segala kesah itu.........
Akhiri rintih tak berarti-mu..
Dulu kau idamkan kini musnah padam.
Dulu kau banggakan sekarang t'lah menghilang.
Hanya tinggal bekas segores sePerginya tanpamu...


Apa....
Apa hendak kau arti-kah isak-tangis,keluh-kesah,sedu-sedan,duka-lara,.....dan apalah itu yg berisik d telingaku......



Apa-nya,.....
Apa-nya yg memaksamu bersedih,berduka,ber-air mata,bermuram durja,....dan apa pun itu yg semakin membuatku Muak melihat wajah bersihmu yg semrawut + acak-kadut,carut-marut tak keruan jadinya.......


Diam.....
Diamlah...
Diam saja....
Diamkan d keheningan,peka-kan rasamu berhening rela...
Heningkan malam-mu berlarut lalu....
Larutkan dukamu d terpa waktu........
Duka-kan dirimu yg tak ubah meratap.....
Ratapi alangkah esokmu lebih ber-arti........




Reda....
Guyuran air matamu tak lagi menetesi pipi...



Jernih.....
Suara angin begitu jelas terdengar.


Damai....
Selalu berhening.....
Tentram....
Tanpa suara yg menggelitik gendang telinga......
Rela....
Kuserahkan heningku untuk tangis yg kau sudahi.........
Biar.....
Hukum-Nya yg mengadili......,
Serah.....
Jiwamu yg berkalung gundah....
Ikhlas.....
Bukanlah satupun dari semua itu milikmu.

Minggu, 13 September 2009

akulah aku

 terkadang tanpa sadarku telah menyakiti hati seseorang,meski aku benar2 tak sengaja.
hanya mementingkan kebutuhan sendiri tanpa melihat bagaimana reaksi orang lain.
yah,..itu lah.
aku hanya manusia biasa yg tak bisa sempurna.
dan aku hanya bisa berusaha semampuku untuk mnyembunyikan semua sedihku.


maaf,..........jika ada yg terluka atas semua ulahku.
maaf,......bila harus terjadi apa yg tidak di inginkan,karna aku bukan sang penentu dari apa 
yg telah di rencanakan. 

tolong lihat aku sebagai manusia biasa dan bukan setengah dewa.
karna itu lah aku,dan bukan siapa2 untuk mu.




 jika nanti kan terulang kesempatan yg sama,dg resiko yg sama pula.
mgkin aku bisa lebih berhati2 dalam bersikap,atas pelajaran yg telah ku dapat.

karna aku masih punya fikiran untuk berfikir,.........

dan aku masih punya perasaan untuk merasa.
itu lah aku,....
tercipta sebagai manusia berbekal akal fikiran dan perasaan seperti manusia seutuhnya,
dan bukan sebagai dewa.




setiap saat ku bisa berbuat kesalahan,dan setiap saat pula kubisa berbuat kebenaran.
namun tidak setiap saat ku bisa meminta maaf,karna aku tak tahu siapa kah sang pemaaf itu.
dengan kebaikanku pula tak pernah kuharapkan pahala ats itu,karna aku tak tahu dimanakah pahala itu dapat kuambil dan ku bawa pulang.
aku hanya bisa berjalan apa adanya,dan merasa apa adanya pula.
mungkin lebih baikku begini,karna takkan ada orang lagi yg merasa dirugikan.
dan akupun takkan berbuat kesalahan lagi pada seseorang.


 semuanya tentangku,dan semuanya yg ada padaku aku serahkan pada sang penciptaku.
apa yg akan terjadi padaku,biarlah menjadi rahasia yg telah menuliskan nasibku.
tiada inginku untuk berusaha mencari tahu apa yg akan terjadi dan apa yg sedang terjadi padaku.
karena itu lebih baik untukku,dan untuk kedamaianku.
tak pernah ku harapkan terjadinya perpecahan dan kesalahpahaman,karena itu bukan tujuanku di dunia ini.
bukan pula menyampaikan misi perdamaiann dari timur,karena aku bukanlah seorang duta.




jangan kau lihat aku selain sebagai manusia biasa,karena aku hanya itu.
maka salah jika kau sebut akulah dewa penolongmu,karena aku bukan itu.
dan sekali lagi tolonglah lihat dan katakan bahwa aku hanya manusia biasa,karena itulah aku.


tanpamu mungkin aku masih sanggup berdiri,karena aku masih punya mata untuk melihat sesuatu yg bisa membuatku merasa terhibur.dan tanpa aku,aku yakkin kamu akan lebih bisa mersakan bahagiamu.karena tidak harus beragi bahagiamu dg ku.kamu punya segalanya yg kamu cari,sedang aku hanya punya organ tubuh yg hannya bisa bermanfaat untuk diriku sendiri dan bukan uuntuk orang lain.
dg begitu,terlihat betapa egoisnya diriku.........
jadi,apa alsanmu untuk berkawan dg  ku,klo aku tak bisa merubah bahagiamu.




kamu punnya hidupmu sendiri,bukan untuk berbagi...........
jangan pernah menyesali itu,karena itulah adanya.

Jumat, 11 September 2009

ingat

  ehm.....saya atur posisi duduk dulu.
siang yg menyenangkan,bertemu dan berbincang dg orang tua yg mgkin sekitar 67 tahunan.
dia seorang mantan pejuang era komunis PKI.
sambil menenteng botol air mineral bekas,yg nampaknya hasil isi ulang air rebusan sendiri.
botolnya kelihatan dekil dan warnanya ga seperti baru.namun sang kakek tidak pernah malu,meski yg ditentengnya sebuah botol bekas.terlihat betapa sederhana penampilan sang kakek,dg bajunya yg lusuh dan warna yg memudar.meskipun dari usia sudah nampak tua,namun semangatnya masih membara.tanpa lelah tiap hari memikul beban keliling perkampungan.beranjak dari kampung satu ke kampung yg lain,dengan tandu bambunya yg akrab menemaninya.

adakah yg tahu,apa profesi kakek ini??
yups,dia seorang pedagang tape.yg biasa keliling kampung,dimana tempatku tinggal.
beberapa hari kuperhatikan kakek ini,dan akhirnya ada kesempatan tuk berbincang dan sekedar ingin tahu kenapa kok masih kerja juga.padahal sudah seharusnya pensiun.dan timbul tanya di benakku,apakah sang kakek tidak punya anak atau sanak famili yg mempedulikanya.
siang itu semua pertanyaanku terjawab sudah,satu persatu pertanyaan yg sering kutanyakan pada diriku sendiri terjawab oleh sang kakek.  
 dialogku:loh kok bawa botol minuman,emang ga puasa ya kek??
sy menanyakan karna kebetulan waktu itu bulan puasa.
kemudian sang kakek menjawab:kakek sudah ga kuat puasa nang(panggilan anak laki2 di kampungku).lah wong keliling kampung kesana-kemari,sudah gitu panas lagi.
aku :iya kek,ga apa2 ga puasa juga.emang usia kakek berapa,kok kelihatan tua sekali??
kakek :kakek sudah ga ingat lagi berapa umur kakek. wong dulu waktu kakek lahir belum ada aturan2 seperti sekarang,yg mengharuskan membikin akta setiap ada kelahiran baru.jadi ya ga di ingat2 kapan kakek lahir.yg kakek ingat ya dulu waktu zamannya PKI.orang2 berlarian menyelamatkan diri,waktu ada rombongan dari kota.
aku :loh emangnya kenapa kek,kok berlari menyelamatkan diri?
kakek :klo kelihatan sama pasukan PKI ya di tembakin,wong orang2 PKI itu punya perikemanusiaan.
aku :oh gitu ya kek....(mengiyakan saja).trus,kenapa kakek masih bekerja,memangnya kakek tidak punya anak atau saudara gitu??(tanyaku ingin tahu lebih jauh).
kakek :kakek punya 2 anak yg tinggal serumah,semuanya sudah berkeluarga.mereka juga hidup miskin seperti kakek,karna dulu kakek tidak mampu menyekolahkannya.jadi mereka ya pada bodoh,dan pekerjaan orang2 bodoh ya hanya buruh tani saja(dg nada sinis,yg mengundang tanya).
aku :apa anak2 tidak pernah melarang kakek bekerja??   
kakek :boro2 melarang,malah klo kakek ga kerja,....menantu kakek pada ngomel2 karna ga ada yg ngasih duit jajan pada cucu2 kakek.
aku :loh klo gitu,hasil kerja kakek bukan hanya untuk kebutuhan kakek sendiri??(tanyaku memastikan).
kakek :klo saya ga kerja tuh kasihan cucu2 kakek,mereka ga bisa jajan.karna orang tua mereka tidak pernah memberi uang jajan seperti orang tua-2 yg lain.menantu kakek dua-duanya galak2,mngkin karna mereka hidup miskin jadi menantu kakek,jadi ya begitu.klo anak2nya nangis pengen minta jajan,bukanya di kasih duit tp di ambilin tongkat untuk memukulnya.(dalam hatiku:sungguh kasihan kakek ini,di ujung usianya masih harus bekerja keras demi kebahagiaan cucu2nya).
aku :tapi kakek masih kuat kan,keliling kampung lagi??wong kakek ga puasa kok.(tanyaku sambil mengajaknya bercanda).
kakek :ya harus kuat dong!!!(jawab sang kakek dg tegas). lah klo kakek ga kuat,emang mau kamu panggulin ini,dagangan kakek??(kakek balik bertanya padaku).
aku :klo saya seh pasti ga kuat kek,kan saya sedang puasa !!(jawabku sambil meledek,dan kembali mengajaknya bercanda).
 sejenak ngorol2 dg kakek itu,hanya salut dan takjub dg jiwa juangnya demi kebahagiaan cucu2nya.
sungguh kasihan,kebaikannya di manfaatkan oleh menantu2 yg seharusnya meringankan beban kakek itu.
doaku,semoga kakek itu mendapatkan kehidupan lebih baik di alam kekalnya.
kakek :sudah sore nang,kakek mau jalan lagi.ini dagangan kakek masih banyak.
aku :oh iya kek,hati2.semoga dagangannya laris manis,jadi duit langsung habis.(sambil bercanda lagi,membiarkan kakek itu berlalu).

 selepas kakek beranjak,saya mengingatkan ada diri saya sendiri.kakek yg tua saja,masih semangat bekerja.kenapa kamu malas2an,cuma masalah cewek kok malas bekerja.
sedikit obrolan yg kembali memberi suntikan motivasi kepada saya,untuk tidak pernah berhenti berusaha dan berkarya.karna hidup ini tidak sampai disini saja.
terima kasih ya ALLAH,kembali mengingatkanku dg kau pertemukan aku pada kakek itu.