Jumat, 11 September 2009

ingat

  ehm.....saya atur posisi duduk dulu.
siang yg menyenangkan,bertemu dan berbincang dg orang tua yg mgkin sekitar 67 tahunan.
dia seorang mantan pejuang era komunis PKI.
sambil menenteng botol air mineral bekas,yg nampaknya hasil isi ulang air rebusan sendiri.
botolnya kelihatan dekil dan warnanya ga seperti baru.namun sang kakek tidak pernah malu,meski yg ditentengnya sebuah botol bekas.terlihat betapa sederhana penampilan sang kakek,dg bajunya yg lusuh dan warna yg memudar.meskipun dari usia sudah nampak tua,namun semangatnya masih membara.tanpa lelah tiap hari memikul beban keliling perkampungan.beranjak dari kampung satu ke kampung yg lain,dengan tandu bambunya yg akrab menemaninya.

adakah yg tahu,apa profesi kakek ini??
yups,dia seorang pedagang tape.yg biasa keliling kampung,dimana tempatku tinggal.
beberapa hari kuperhatikan kakek ini,dan akhirnya ada kesempatan tuk berbincang dan sekedar ingin tahu kenapa kok masih kerja juga.padahal sudah seharusnya pensiun.dan timbul tanya di benakku,apakah sang kakek tidak punya anak atau sanak famili yg mempedulikanya.
siang itu semua pertanyaanku terjawab sudah,satu persatu pertanyaan yg sering kutanyakan pada diriku sendiri terjawab oleh sang kakek.  
 dialogku:loh kok bawa botol minuman,emang ga puasa ya kek??
sy menanyakan karna kebetulan waktu itu bulan puasa.
kemudian sang kakek menjawab:kakek sudah ga kuat puasa nang(panggilan anak laki2 di kampungku).lah wong keliling kampung kesana-kemari,sudah gitu panas lagi.
aku :iya kek,ga apa2 ga puasa juga.emang usia kakek berapa,kok kelihatan tua sekali??
kakek :kakek sudah ga ingat lagi berapa umur kakek. wong dulu waktu kakek lahir belum ada aturan2 seperti sekarang,yg mengharuskan membikin akta setiap ada kelahiran baru.jadi ya ga di ingat2 kapan kakek lahir.yg kakek ingat ya dulu waktu zamannya PKI.orang2 berlarian menyelamatkan diri,waktu ada rombongan dari kota.
aku :loh emangnya kenapa kek,kok berlari menyelamatkan diri?
kakek :klo kelihatan sama pasukan PKI ya di tembakin,wong orang2 PKI itu punya perikemanusiaan.
aku :oh gitu ya kek....(mengiyakan saja).trus,kenapa kakek masih bekerja,memangnya kakek tidak punya anak atau saudara gitu??(tanyaku ingin tahu lebih jauh).
kakek :kakek punya 2 anak yg tinggal serumah,semuanya sudah berkeluarga.mereka juga hidup miskin seperti kakek,karna dulu kakek tidak mampu menyekolahkannya.jadi mereka ya pada bodoh,dan pekerjaan orang2 bodoh ya hanya buruh tani saja(dg nada sinis,yg mengundang tanya).
aku :apa anak2 tidak pernah melarang kakek bekerja??   
kakek :boro2 melarang,malah klo kakek ga kerja,....menantu kakek pada ngomel2 karna ga ada yg ngasih duit jajan pada cucu2 kakek.
aku :loh klo gitu,hasil kerja kakek bukan hanya untuk kebutuhan kakek sendiri??(tanyaku memastikan).
kakek :klo saya ga kerja tuh kasihan cucu2 kakek,mereka ga bisa jajan.karna orang tua mereka tidak pernah memberi uang jajan seperti orang tua-2 yg lain.menantu kakek dua-duanya galak2,mngkin karna mereka hidup miskin jadi menantu kakek,jadi ya begitu.klo anak2nya nangis pengen minta jajan,bukanya di kasih duit tp di ambilin tongkat untuk memukulnya.(dalam hatiku:sungguh kasihan kakek ini,di ujung usianya masih harus bekerja keras demi kebahagiaan cucu2nya).
aku :tapi kakek masih kuat kan,keliling kampung lagi??wong kakek ga puasa kok.(tanyaku sambil mengajaknya bercanda).
kakek :ya harus kuat dong!!!(jawab sang kakek dg tegas). lah klo kakek ga kuat,emang mau kamu panggulin ini,dagangan kakek??(kakek balik bertanya padaku).
aku :klo saya seh pasti ga kuat kek,kan saya sedang puasa !!(jawabku sambil meledek,dan kembali mengajaknya bercanda).
 sejenak ngorol2 dg kakek itu,hanya salut dan takjub dg jiwa juangnya demi kebahagiaan cucu2nya.
sungguh kasihan,kebaikannya di manfaatkan oleh menantu2 yg seharusnya meringankan beban kakek itu.
doaku,semoga kakek itu mendapatkan kehidupan lebih baik di alam kekalnya.
kakek :sudah sore nang,kakek mau jalan lagi.ini dagangan kakek masih banyak.
aku :oh iya kek,hati2.semoga dagangannya laris manis,jadi duit langsung habis.(sambil bercanda lagi,membiarkan kakek itu berlalu).

 selepas kakek beranjak,saya mengingatkan ada diri saya sendiri.kakek yg tua saja,masih semangat bekerja.kenapa kamu malas2an,cuma masalah cewek kok malas bekerja.
sedikit obrolan yg kembali memberi suntikan motivasi kepada saya,untuk tidak pernah berhenti berusaha dan berkarya.karna hidup ini tidak sampai disini saja.
terima kasih ya ALLAH,kembali mengingatkanku dg kau pertemukan aku pada kakek itu.     

Kamis, 10 September 2009

akal sehatku

     luapan entry  yg memenuhi otak kepalaku,memaksaku menorehkan dalam sebuah kolom yg kosong.
hingga akhirnya kutemui halaman blog ini,yg senantiasa menampung semua keluh kesahku.
semoga saja kali ini aku tidak salah memilih tempat.dan akan sangat terhibur sekali ketika semua sahabatku 
membesuk dan melihat keadaanku di blog ini.
 singkat crita saja akan kumulai bait pertama dari cerita ku ini.
berawal ketika ku mengenal seseorang berinisial (B).
awal pertemuanku begitu indah,sampai memasuki keakraban intim antara kakak dan adik.
hari2 pertama sangatlah memaksa tuk melanjutkan ikatan hubungan itu lebih dari sekedar kakak-adik saja.
seminggu berlalu semuanya masih terasa indah dan fine2 aja,dalam arti semuanya masih terkendali.
menginjak mggu kedua,hampir saja terjadi kesalah pahaman komunikasi.
namun waktu itu aku masih bisa menjelaskan kesalah pahaman itu,dan semua kembali baik2 saja.
awal mggu ketiga serasa gempa yg mengguncang dg begitu besarnya......
sehingga tiada terkendalikan lagi apa yg telah terjadi.
ketika sebuah pesan pendek yg aku tanggapi dg jawaban sang sangat kasar dan ketus,dg tujuan mengingatkanya.namun sayang,bukannya berbuah seperti apa yg tlah aku maksudkan,tp pemberontakan yg aku dapatkan.hingga akhirnya aku sendiri pun tak tahu bagaimana kelanjutan dari hubungan itu.

whatever,...........akankah kembali sedia kala,
ataukah akan brakhir begitu saja.
aku masih sangat berharap dapat sesediakala,seperti awal perjumpaan itu.
bukan sad ending yg aku harapkan.tp kayaknya ga mungkin semuanya kan kembali,karna kesempatan itu sangatlah kecil persentasenya.karna dia bukanlah aku,yg lebih memilih jalinan persahabatan daripada harus bertahan dg ego yg sangat besar.
menurutnya satu kesalahan berati ending dari sebuah jalinan,yg sebenarnya masih sangat rapuh.
memang,.....untuk tiga minggu bukanlah waktu yg lama dalam penjajakan masing2 diantara kami,sehingga menurutnya lebih baik melupakanku sejak dini daripada terulang kesalahan kedua kali.
setelah malam itu,.............kurasakan kehilangan yg sangat.bahkan melebihi ketika ku kehilangan calon pendampingku yg sudah dua setengah tahun berhubungan.hari2ku tiada pernah bergairah,karnaku hanyut dalam duka itu.untunglah masih ada sahabat lain yg peduli dg keadaanku,dan selalu mencandaiku ketika ku hanya terdiam saat bertelephone dengannya.ia selalu membuatku sibuk dengan pertanyaan2 yg diberikannya padaku.semalaman sahabatku menghhibur dg candanya yg tak bisa untukku tidak tersennyum.
hari2 berikutnya,sahabatku itu hadir lagi dg pesan pendeknnya yg mengajakku tertawa.perlahan namun pasti,bisa kuterima setiap motivasinya.yg mungkin masih kuingat sampai sekarang,"ayolah semangat,karna masih banyak yg harus kau kerjakan selain melamun dan bersedih".aku masih selalu teringat akan kata2 itu,ketika kesedihan hendak menyapaku.motivasi itu selalu terngiang kala lamunan mulai menemaniku.dalm sadarku kembali mengingat kata2 yg pernah aku jumpai di salah satu buku motivasi yg berjudul "the magic of thingking big".buku motivasi yg selalu memaniku sebelum tidurku.hari berlalu,dan aku semakin bisa melupakan setiap kajadian itu.ketika ku teringat sebuah pepatah yg mengatakan "seseorang akan merasa puas ketika ketakutan yg ditakutinya benar2 terjadi".yup,selama ini aku terlalu takut untuk kehilangan (B),dan akhirnya sekarang aku benar2 kehilangan dia.dah hanya seperti ini rasanya,begitu cepat berlalu rasa sakit itu.dan aku sudah bisa kembali berfikir dg akal sehatku,aku bisa tertawa dg suara tawaku yg khas.
semmua ini tak lepas dari "icha".seorang sahabat yg masih peduli denganku.
dan sekarang,saya kembali hidup dg motivasi2 baru.
betapa terasa kembali,hidup yg begitu berarti.
beberapa hari yg terbuang,akan berusaha kutebus dg aspek2 yg positive,
yg akan bisa kurasakan hasil dari pemikiran2 positive itu.
sekali lagi ingin ku berterima kasih pada icha,yg telah menyadarkanku dalam keterombang-ambingan karna ku selalu di hantui rasa bersalah.



                                                                                                                                                                      jepara,10,9-09.                                                                                                                                                
                                                                                                                                                                     
                                                                                                                                                                     

Rabu, 09 September 2009

never and never stop

 bercanda dg sepiku ternyata mangasyikan juga.
merasakan kepenatankku tarnyata menyanangkan njuga.
merasa seolah diriku sang pemenang,ialah hal positive yg baru kurasakan.
serasa tak ada yg mampu menyentuhku,karna aku tak ingin hanyut dalam kesedihan yg semakin membuatku terpururk dan tenggelam.

kurasakan damai ketika ku gundah.
kurasakan bahagia kala mataku meneteskan air mata,
sempurna mimpi yg terpendam dalam bawah sadarku yg kelam.
jiwa yg tenang terpancar dalam sungging senyuman.
ingin ku berteriak kencang,agr slluruh dunia tahu bahwa ku sedang bahagia di ats dukaku sendiri.

ku mampu tuk berontak,di baah kelemahanku.
ku mampu melawan penindasan duka yg tiada tertahankan,
ku kembali dg bahagiaku yg tertahan.

wahai dunia yg sombong,...........
lihatlah mataku sedang menangis.
tapi jangan lupa pula kau lihat bibirku yg tertawa lebar.
dg tawaku ku mampu mengusir lara yg kau tanamkan.
ku masih kuasa bertahta dg ceriaku di atas pahit yg kau berikan.
ku takkan pernah berhenti tersenyum,ketika kau pun tak pernah 
menghentikan sakit dalam hidupku.aku akn terus melawan semua itu....
sampai kapanpun aku takkan pernah berhenti tersenyum dan tertawa.

semakin besar sakit yg kau berikan,akan semakin keras pula ku tertawa.
semakin tega kau tancapkan rasa sakit itu,takkan segan pula
ku buat mu iri dg lantang suara tawaku yg membahana.

terpaksa ku menyombongkan diri,karna kau tak pernah iba menyiksaku.
sampai akhirnya tertulis perdamaian di antara kita.
aku akan selalu menunggu masa itu datang.