Kamis, 10 September 2009

akal sehatku

     luapan entry  yg memenuhi otak kepalaku,memaksaku menorehkan dalam sebuah kolom yg kosong.
hingga akhirnya kutemui halaman blog ini,yg senantiasa menampung semua keluh kesahku.
semoga saja kali ini aku tidak salah memilih tempat.dan akan sangat terhibur sekali ketika semua sahabatku 
membesuk dan melihat keadaanku di blog ini.
 singkat crita saja akan kumulai bait pertama dari cerita ku ini.
berawal ketika ku mengenal seseorang berinisial (B).
awal pertemuanku begitu indah,sampai memasuki keakraban intim antara kakak dan adik.
hari2 pertama sangatlah memaksa tuk melanjutkan ikatan hubungan itu lebih dari sekedar kakak-adik saja.
seminggu berlalu semuanya masih terasa indah dan fine2 aja,dalam arti semuanya masih terkendali.
menginjak mggu kedua,hampir saja terjadi kesalah pahaman komunikasi.
namun waktu itu aku masih bisa menjelaskan kesalah pahaman itu,dan semua kembali baik2 saja.
awal mggu ketiga serasa gempa yg mengguncang dg begitu besarnya......
sehingga tiada terkendalikan lagi apa yg telah terjadi.
ketika sebuah pesan pendek yg aku tanggapi dg jawaban sang sangat kasar dan ketus,dg tujuan mengingatkanya.namun sayang,bukannya berbuah seperti apa yg tlah aku maksudkan,tp pemberontakan yg aku dapatkan.hingga akhirnya aku sendiri pun tak tahu bagaimana kelanjutan dari hubungan itu.

whatever,...........akankah kembali sedia kala,
ataukah akan brakhir begitu saja.
aku masih sangat berharap dapat sesediakala,seperti awal perjumpaan itu.
bukan sad ending yg aku harapkan.tp kayaknya ga mungkin semuanya kan kembali,karna kesempatan itu sangatlah kecil persentasenya.karna dia bukanlah aku,yg lebih memilih jalinan persahabatan daripada harus bertahan dg ego yg sangat besar.
menurutnya satu kesalahan berati ending dari sebuah jalinan,yg sebenarnya masih sangat rapuh.
memang,.....untuk tiga minggu bukanlah waktu yg lama dalam penjajakan masing2 diantara kami,sehingga menurutnya lebih baik melupakanku sejak dini daripada terulang kesalahan kedua kali.
setelah malam itu,.............kurasakan kehilangan yg sangat.bahkan melebihi ketika ku kehilangan calon pendampingku yg sudah dua setengah tahun berhubungan.hari2ku tiada pernah bergairah,karnaku hanyut dalam duka itu.untunglah masih ada sahabat lain yg peduli dg keadaanku,dan selalu mencandaiku ketika ku hanya terdiam saat bertelephone dengannya.ia selalu membuatku sibuk dengan pertanyaan2 yg diberikannya padaku.semalaman sahabatku menghhibur dg candanya yg tak bisa untukku tidak tersennyum.
hari2 berikutnya,sahabatku itu hadir lagi dg pesan pendeknnya yg mengajakku tertawa.perlahan namun pasti,bisa kuterima setiap motivasinya.yg mungkin masih kuingat sampai sekarang,"ayolah semangat,karna masih banyak yg harus kau kerjakan selain melamun dan bersedih".aku masih selalu teringat akan kata2 itu,ketika kesedihan hendak menyapaku.motivasi itu selalu terngiang kala lamunan mulai menemaniku.dalm sadarku kembali mengingat kata2 yg pernah aku jumpai di salah satu buku motivasi yg berjudul "the magic of thingking big".buku motivasi yg selalu memaniku sebelum tidurku.hari berlalu,dan aku semakin bisa melupakan setiap kajadian itu.ketika ku teringat sebuah pepatah yg mengatakan "seseorang akan merasa puas ketika ketakutan yg ditakutinya benar2 terjadi".yup,selama ini aku terlalu takut untuk kehilangan (B),dan akhirnya sekarang aku benar2 kehilangan dia.dah hanya seperti ini rasanya,begitu cepat berlalu rasa sakit itu.dan aku sudah bisa kembali berfikir dg akal sehatku,aku bisa tertawa dg suara tawaku yg khas.
semmua ini tak lepas dari "icha".seorang sahabat yg masih peduli denganku.
dan sekarang,saya kembali hidup dg motivasi2 baru.
betapa terasa kembali,hidup yg begitu berarti.
beberapa hari yg terbuang,akan berusaha kutebus dg aspek2 yg positive,
yg akan bisa kurasakan hasil dari pemikiran2 positive itu.
sekali lagi ingin ku berterima kasih pada icha,yg telah menyadarkanku dalam keterombang-ambingan karna ku selalu di hantui rasa bersalah.



                                                                                                                                                                      jepara,10,9-09.                                                                                                                                                
                                                                                                                                                                     
                                                                                                                                                                     

Rabu, 09 September 2009

never and never stop

 bercanda dg sepiku ternyata mangasyikan juga.
merasakan kepenatankku tarnyata menyanangkan njuga.
merasa seolah diriku sang pemenang,ialah hal positive yg baru kurasakan.
serasa tak ada yg mampu menyentuhku,karna aku tak ingin hanyut dalam kesedihan yg semakin membuatku terpururk dan tenggelam.

kurasakan damai ketika ku gundah.
kurasakan bahagia kala mataku meneteskan air mata,
sempurna mimpi yg terpendam dalam bawah sadarku yg kelam.
jiwa yg tenang terpancar dalam sungging senyuman.
ingin ku berteriak kencang,agr slluruh dunia tahu bahwa ku sedang bahagia di ats dukaku sendiri.

ku mampu tuk berontak,di baah kelemahanku.
ku mampu melawan penindasan duka yg tiada tertahankan,
ku kembali dg bahagiaku yg tertahan.

wahai dunia yg sombong,...........
lihatlah mataku sedang menangis.
tapi jangan lupa pula kau lihat bibirku yg tertawa lebar.
dg tawaku ku mampu mengusir lara yg kau tanamkan.
ku masih kuasa bertahta dg ceriaku di atas pahit yg kau berikan.
ku takkan pernah berhenti tersenyum,ketika kau pun tak pernah 
menghentikan sakit dalam hidupku.aku akn terus melawan semua itu....
sampai kapanpun aku takkan pernah berhenti tersenyum dan tertawa.

semakin besar sakit yg kau berikan,akan semakin keras pula ku tertawa.
semakin tega kau tancapkan rasa sakit itu,takkan segan pula
ku buat mu iri dg lantang suara tawaku yg membahana.

terpaksa ku menyombongkan diri,karna kau tak pernah iba menyiksaku.
sampai akhirnya tertulis perdamaian di antara kita.
aku akan selalu menunggu masa itu datang.  

Selasa, 08 September 2009

the big M

 THE BIG M,aku menyebutnya begitu.
dia adlah temanku,mngkin teman terbaik yg pernah kumiliki.
yg asyik dari dia,selalu berusaha menghiburku ketika ku resah.
dia adlh motifator untukku selalu tersenyum.

 semua ttg dirinya aku tahu dan sangat hafal betul dg makanan yg paling d sukainya.
(oh  ya dia seorang yg sangat jatuh cinta ketika melihat tempe).menu sehari2nya tak lepas dari tempe.
menurutnya itu makanan orang kampung.meskipun dia kini telah hidup enak d kota besar, dg pekerjaan yg bisa dikatan sudah mapan.dia tak pernah malu mengakui bahwa dia orang kampung.(itu yg saya salutkan darinya).
dia tak pernah merasa kecil meski predikat orang kampung  selalu jd bahan olok2an orang2 di kota besar.
dg begitu,serasa ia hidup di kampung halamanya sendiri,dg makanan sajian khas mbah simaknya waktu masih ada..jd,....dimanapun ia tinggal,harus ada tukang tempe yg setiap pagi keliling kawasan tempatnya tinggal.dg bgtu ia akan betah berlama2 tinggal di kota itu.
BIG M,aku suka dg menyebutnya begitu.
karna postur tubuhnya yg gempal(maaf kaya potongan semangka yg saya jual).
namun bukan bertujuan mengolok2nya karna bodinya yg bongsor,sekedar sapaan akrab saja.
mungkin dia orang pertama dan satu2nya yg saya kenal,dg karakternya yg khas,dan gaya bercandanya yg menunjukkan dia banget.
dia sederhana,ga suka melihat keglamoran dan kemegahan lampu2 kota d mlm hari.tp bkn berarti ia udik atau kampungan.dia seorang sarjana,sangat idealis dalam menyikapi setiap masalah.menurutnya,segala sesuatu yg gratis itu sangat tidak mendidik.itulah yg menjadi alsanya kenapa,ia menolak pemberian uang kuliah dari ibunya.karna waktu itu ia merasa mampu untuk berusaha mendapatkan uang,dg kerja kerasnya sendiri.itulah satu contoh positive yg saya perhatikan dalam dirinya.dia tidak pernah malu untuk mengrjakan pekerjaan yg di pandang orang murahan atau tidak berkelas.ia tidak pernah membiarkan hari libur kuliah untuk bermalas2an di kost.karna menurutnya,ia harus bekerja keras.karna dg bekerja,ia akan bisa mendapatkan uang untuk membayar administrasi di kampusnya.
setelah memperhatikan lebih jauh kepribadiannya,saya termotivasi untuk mengikuti jalur pemikiranya itu.ternyata memang benar,bahwa dg berusaha dan bekerja keras akan menjadikan diri kita tidak selalu bergantung pada pemberian orang lain.meskipun itu orang tua kita,yg notabene seorang pengusaha kaya raya dan ibu seorang saudagar ternama.inilah yg menjadi alasan saya,kenapa selalu berusaha mengingatkan teman dan sahabatku semua,bahwa ada kalanya kita harus mengerjakan sesuatu itu sserius dan sungguh2.dg begitu kita akan terbiasa bekerja secara profesional dan tidak mempedulikan orang2 di sekitar kita yg mungkin kurang respek dg keberadaan kita.
ga ada alsan malu ketika orang disekitar kita tahu apa yg kita kerjakan,selama pekerjaan itu syah dan halal.
biarkan orang lain berbicara sinis dan mencela apa yg kita kerjakan,selama itu tidak merugikan orang lain
tidak seharusnya pula kita mencela,akan sebuah profesi yg orang lain kerjakan.
karna setiap pekerja itu lebih mulia daripada seorang yg hanya bisa menikmati karya orang lain.
kalimat yg rasanya pantas untuk seorang BIG M adalah,terima kasih karna telah menjadi inspirator.semoga mental dan semangat BIG M
bisa di contoh oleh orang lain,meskipun ia anak seorang distributor besar nan kaya raya.